Untuk membangun Republik Indonesia dibutuhkan pemimpin yang adil, jujur, tidak Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sikap mental kader-kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dikenal tangguh dalam menghadapi globalisasi. Para kader PPP diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk memilih Calon-Calon Legislatif (Caleg) dari partai yang berlambang kabah ini.
Hal ini ditegaskan Anggota DPRRI dari Fraksi PPP H.Anwar Sanusi saat menjadi ‘jurkam’ PPP dalam kampanye terbuka di lapangan Gelanggang Generasi Mda (GGM) Majalengka, Sabtu (28/3).
Menurut H.Anwar Sanusi, yang juga Caleg DPPRI dari Dapil Sumedang Majalengka Subang (SMS) ini, kiprah politik PPP di DPRRI telah membawa kemajuan yang berarti bagi masyarakat dan dalam mendorong pemerintah, di antaranya dengan Fraksi PPP telah menyetujui anggaran untuk pendidikan sebesar 20% dari APBN serta anggaran untuk kesehatan sebesar Rp120 triliun yang diperuntukan untuk masyarakat yang tidak mampu berobat ke rumah sakit ataupun Puskesmas dan anggaran untuk pembangunan ekonomi kerakyatan dalam sektor yang riil.
Sementara dalam orasinya Caleg DPRD Propinsi Jawa Barat H.A.Tatang Asramul Hakim menambahkan bahwa PPP pada Pemilu 1999 merupakan partai terbesar ke 3 di Indonesia karena partai-partai Islam pada saat itu melebur jadi satu dalam Partai PPP.
“Namun pada Pemilu 2004 dan Pemilu 2009 ini partai-partai Islam kembali menjamur. Kita jangan merasa berkecil hati terhadap fenomena yang terjadi. Untuk itu PPP harus kembali bangkit memenangkan Pemilu 2009 ini,” tegas Tatang berapi-api di depan para kader dan simpatisan PPP.


